Apa Adanya Itu Menyenangkan

To the point aja nih. Akhir-akhir ini aku lagi banyak banget nemuin kasus (halah, kasus) dari temen-temenku yang… bisa dibilang menutup-nutupi kenyataan, dan menurutku itu merupakan hal yang lumayan malu-maluin. Gimana enggak, sama aja dia bohong sama orang lain.

Contohnya aja nih, beberapa waktu lalu ada temen yang ditanya sama temennya, “Kamu udah kerja apa sekarang?”. Dan dengan entengnya dia jawab, “Aku jadi guru sekarang”. Padahal sebenernya dia belum kerja. Ada lagi yang ditanya temennya, “Kamu kerja di mana sekarang?”. Tanpa rasa bersalah dia jawab “Aku kerja di ***** (nyebutin salah satu nama kantor)”. Padahal sama juga, dia beum kerja.

Nah, apa coba, dia menutup-nutupi apa yang ada dalam dirinya, membohongi orang lain, entah karena alasan apa, dan dia bangga dengan itu. …pengen baca lanjutannya…

Advertisements

Real Life

“Sini sini sayang, sama kakak sini…”
“….”
“Ayo, jangan malu-malu. Kakak kangen deh sama kamu…”
“Maaf, anda siapa ya?”
“Aaaarrrggghhh…!!!”

Oke, adegan tadi bukan adegan di salah satu sinetron ataupun drama Timun Emas. Itu juga bukan kutipan dari salah satu novel, apalagi buku pelajaran. Itu tadi percakapan gue sama Blog gue. *What???* Iya, eh… maksudnya, bukan gitu juga. Gue ngebayangin, saking lamanya gue nggak ngurusin ini blog, bisa jadi suatu saat nanti blog kesayangan gue ini bakal lupa sama gue. *tepok jidat*. Sorry, khayalan gue emang kadang agak mengkhayal …pengen baca lanjutannya…