Berita Buruk!!!

“Hallo, Pak Buto? Ini saya, tuan, Idum, pembantu di villa bapak..”

“Oh iya. Ada apa Dum? Ada masalah?

“Anu..saya nelepon cuma mau ngasih tau, burung kakaktua bapak mati..”

“Kakaktua saya? Mati? Yang pernah menang di Lomba Tingkat Dunia itu??”

“Ya tuan..yang itu”

“Waduh sial juga ya…lumayan banyak juga tuh duit keluar buat
ngelatih tu burung… Matinya kenapa dum?”

“Gara2 makan daging busuk, tuan”

“Daging busuk?? Siapa yang ngasih dia daging busuk??!!”

“Ngga ada tuan… dia cuma makan daging kuda yang udah mati.”

“Kuda mati? Kuda mati apa??”

“Kuda punya tuan.”

“Kuda yang menang pacuan internasional itu?!!!”

“Iya tuan, Dia mati kecapean setelah narik gerobak tong air.”

“Lu gila ya? gerobak air apaan???”

“Gerobak air buat madamin api, tuan”

“Ya ampuun..api apa lagi???”

“Api di rumah tuan! Ada lilin yang jatuh dan apinya kena tirai..trus
merembet deh.”

“Ja..jadi..maksud lu villa mewah gua itu ancur berantakan gara2
lilin?!!!”

“Begitulah, tuan.”

“Tapi kan disitu banyak lampu!!! Tu lilin buat apaan???”

“Buat pemakaman, tuan.”

“Demi Tuhan, pemakaman apa dumm??!!”

“Pemakaman istri tuan.. Suatu malam dia berjalan2 di dalam rumah yang
gelap gulita, saya pikir maling, jadi saya hajar aja dia pake tongkat
golf Nike tuan…”

Sunyi…….

Sunyi cukup lama….

“Dum….lu bener2 dalam bahaya besar, awas kalo tu tongkat golf ampe patah…..”

Gimana Jadinya Kalau Huruf Abjad Dikurangi???

Jumlah Abjad Harus Dikurangi !!!

Mengurangi jumlah abjad pada bahasa Indonesia.

(disadur dari sebuah tulisan yang sudah lama hilang – versi Inggris)

Abjad yang digunakan di dalam bahasa Indonesia berjumlah 26.

Ke-26 abjad tersebut rasanya masih terlalu banyak, dan lagipula ada beberapa abjad yang jarang sekali digunakan. Oleh karena itu mari kita sederhanakan abjad-abjad tersebut dan menyesuaikan dengan kata-kata yang kita gunakan.

Pertama-tama, huruf X, kita ganti dengan gabungan huruf K dan S.

Kebetulan hampir tidak ada kata dalam bahasa Indonesia asli yang menggunakan huruf ini, kebanyakan merupakan kata serapan dari bahasa asing. Misalnya taxi menjadi taksi, maximal menjadi maksimal, dst.

Selanjutnya, huruf Q kita ganti dengan KW.

Serupa dengan X, kata2 yang mengunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali.

Berikutnya, huruf Z. Huruf Z kita ganti menjadi C.

Tidak ada alasan kuat tentang hal ini.

Huruf Y diganti dengan I.

Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I.

Kemudian huruf F dan V keduania diganti menjadi P.

Pada lepel ini masih belum terjadi perubahan iang signipikan.

Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U.

Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup.

Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tersebut.

R kita ganti dengan L.

Selanjutnia, gabungan hulup KH diganti menjadi H.

Iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C.

Hulup G juga diganti menjadi K.

Dan hulup J juga diganti menjadi C.

Caia laca cudah cukup untuk hulup-hulup konconannia.

Cekalank kita kanti hulup pokalnia.

Cuma ada lima hulup pokal, A, I , U, E, O.

Kita akan eliminaci dua hulup pokal.

Hulup I mencadi dua hulup E iaitu EE.

Cementala hulup U mencadee dua hulup O eeaeetu OO.

Cadee, campe cekalank, keeta belhaceel menkoolankee hooloop-hooloop keeta.

Kalaoo keeta tooleeckan lagee, hooloop-hooloop eeang telceeca adalah:

A, B, C, D, E, H, K, L, M, N, O, P, T.

Haneea ada 12 (dooa belac) hooloop!! Looal beeaca bookan??

Padahal cebeloomneea keeta pooneea 26 hooloop.

Eenee adalah penemooan eeang cankat penteenk dan ceekneepeekan! !

Co, ceelahkan moolaeelah menooleec tooleecan anda denkan menkkoonakan dooa belac hooloop telceboot. Celamat mencoba!