Kabar Gembira Berisi Kabar Duka?

khusnullutfiwordpresscom_penjualkoranAda seorang anak kecil, terlihat sangat lelah, lapar, dan masih harus bekerja menjual koran di lampu merah. Tiba-tiba ada bapak-bapak, gemuk, terlihat sangat kaya dengan jas hitam dan mobil mewahnya. Sebenarnya bapak ini sudah sejak lama melihat anak itu di lampu merah. Tapi entah kenapa, tiba-tiba kali ini si Bapak kaya mendekati si Anak kecil.

“Kamu kasihan sekali,” kata Bapak kaya. “Aku kagum dengan perjuanganmu. Aku selalu memperhatikanmu selama ini bekerja keras menjual koran. Pekerjaanmu sungguh mulia. Kamu membuat banyak orang jadi tahu berita. Tapi, sayangnya hidupmu susah. Aku sangat kasihan melihatmu.”
…pengen baca lanjutannya…

Advertisements

Real Life

“Sini sini sayang, sama kakak sini…”
“….”
“Ayo, jangan malu-malu. Kakak kangen deh sama kamu…”
“Maaf, anda siapa ya?”
“Aaaarrrggghhh…!!!”

Oke, adegan tadi bukan adegan di salah satu sinetron ataupun drama Timun Emas. Itu juga bukan kutipan dari salah satu novel, apalagi buku pelajaran. Itu tadi percakapan gue sama Blog gue. *What???* Iya, eh… maksudnya, bukan gitu juga. Gue ngebayangin, saking lamanya gue nggak ngurusin ini blog, bisa jadi suatu saat nanti blog kesayangan gue ini bakal lupa sama gue. *tepok jidat*. Sorry, khayalan gue emang kadang agak mengkhayal …pengen baca lanjutannya…