Kabar Gembira Berisi Kabar Duka?

khusnullutfiwordpresscom_penjualkoranAda seorang anak kecil, terlihat sangat lelah, lapar, dan masih harus bekerja menjual koran di lampu merah. Tiba-tiba ada bapak-bapak, gemuk, terlihat sangat kaya dengan jas hitam dan mobil mewahnya. Sebenarnya bapak ini sudah sejak lama melihat anak itu di lampu merah. Tapi entah kenapa, tiba-tiba kali ini si Bapak kaya mendekati si Anak kecil.

“Kamu kasihan sekali,” kata Bapak kaya. “Aku kagum dengan perjuanganmu. Aku selalu memperhatikanmu selama ini bekerja keras menjual koran. Pekerjaanmu sungguh mulia. Kamu membuat banyak orang jadi tahu berita. Tapi, sayangnya hidupmu susah. Aku sangat kasihan melihatmu.”
…pengen baca lanjutannya…

Gerimis di Awal Januari

khusnullutfiwordpresscom_rainbirdApa yang paling kamu sukai dari antalogi rintik yang bernama gerimis? Suaranya yang gemerisik, butirannya yang memercik, atau basahnya yang menelisik? Kalau aku, paling suka dengan pesan yang disampaikannya. Pesan, yang kali ini berjodoh dengan bulan Januari.

***

Awal memang permulaan yang seringkali tak mudah. Seperti yang harus dihadapi Januari pada tahun ini. Hari-harinya dihiasi dengan gerimis. Ada yang sebagian, ada yang seperempat, ada juga yang sepenuhnya. Ada yang hanya gerimis, ada yang menderas menjadi hujan, ada pula yang membadai bersama angin. Pun bagi sebagian besar orang; memulai adalah salah satu perkerjaan paling sulit yang pernah ada. Ada yang tak pernah bisa untuk melakukannya. Ada yang tak tahu bagaimana caranya. Sebagian orang harus menempuhnya dengan paksa, diantara sebagian itu ada yang bisa mengubah paksa menjadi suka. Sebagian yang lainnya sampai akhir tetap terpaksa. Dan adakah yang paling melelahkan, selain melakukan sesuatu dengan terpaksa?

Tak ada yang lebih setia menemani hujan selain gerimis. Ia ada di awal, tengah dan juga akhir. Hanya durasi dan volumenya saja yang tak sama. Tapi gerimis selalu ada dalam prosesi hujan. Entah memulai, mendampingi atau mengakhiri. …pengen baca lanjutannya…

Rok mini, salah siapa?

khusnullutfiwordpresscom_hotpantsIni bukanlah tulisan saya sendiri, melainkan tulisan salah seorang pengguna Facebook, entah siapa, yang sudah disebarkan sebanyak ribuan kali oleh para pengguna Facebook yang lain. Kenapa saya masukkan di sini, karena ini menarik untuk dicermati. Hampir bisa dipastikan, bahwa ribuan orang di luar sana akan setuju dengan apa yang diungkapkan oleh beliau ini. Dengan bahasa yang ringan, namun cukup bisa “menampar” para pengguna rok mini, hot pants, atau semacamnya. Saya sebagai seorang perempuan saja risih jika melihat para perempuan yang senang mengumbar auratnya. Na’udzubillaah… Berikut tulisannya.

=======================================================================

Soal rok mini ini memang menggelitik. Saya sendiri di dalam dilema yang besar. Alasannya, pertama karena saya laki-laki. Kedua, karena saya belum pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan, saya khawatir perspektif saya terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh asumsi, dan ngawur.

Tapi sebenarnya saya selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar saya tidak salah sangka:
1. “Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya atau kami boleh menikmati paha mbak?”
2. “Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah risih kalau kami melihatnya?”
3. “Atau tolong jelaskan kepada kami, bagaimana seharusnya kami boleh menikmati paha mbaknya biar mbak merasa nyaman dan kita bisa sama-sama menikmati, agar saya merasa aman dalam menikmati, dan mbaknya nikmat juga dilihati?” …pengen baca lanjutannya…

Cari Calon Suami yang Rajin Shalat

khusnullutfiwordpresscom_shalatWow… Memang judul di atas terkesan frontal. Menusuk. Menghujam. Mencabik-cabik. Tapi jujur aja, memang itu bisa jadi patokan yang nggak diragukan lagi. Bagi yang muslim tentunya. Kenapa? Karena shalat itu wajib. That’s all. Trus, hubungannya apa sama calon suami? Emangnya kerjaan suami setelah nikah cuma shalat doank? Nah, ini dia pertanyaan yang bisa memulai pembicaraan.

Bukan berarti kerjaan suami hanya shalat sehingga shalat yang bisa dijadikan patokan. Tentu kerjaannya banyak, terutama mencari nafkah buat keluarganya. Kewajiban seorang suami tentunya luar biasa. Malahan belum tentu semua laki-laki bisa jadi suami yang baik, kalau ngomongin masalah tanggung jawab dan sebagainya. Tapi kenapa Naphee’ bisa anggep shalat sebegitu pentingnya dalam suatu hubungan? Gini ceritanya…
…pengen baca lanjutannya…

12 Kata “Jangan Menunggu”

12 kata “Jangan menunggu” yang perlu diperhatikan:

kusnullutfiwordpresscom_dontwait

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan…

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.
…pengen baca lanjutannya…

Kisah Ayam dan Bebek

Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan: “Kuek! Kuek!”

“Dengar,” kata si istri, “Itu pasti suara ayam.”

“Bukan, bukan. Itu suara bebek,” kata si suami.

“Nggak, aku yakin itu ayam,” si istri bersikeras.

“Mustahil. Suara ayam itu ‘kukuruyuuuk!’, bebek itu ‘kuek! kuek!’ Itu bebek, Sayang,” kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.

“Kuek! Kuek!” terdengar lagi.

“Nah, tuh! Itu suara bebek,” kata si suami.

“Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,” tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.

“Dengar ya! Itu a…da…lah… be…bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?” si suami berkata dengan gusar.

“Tapi itu ayam,” masih saja si istri bersikeras.

“Itu jelas-jelas bue…bek, kamu ini..! kamu ini..!.”

Terdengar lagi suara, “Kuek! Kuek!” …pengen baca lanjutannya…

Apa Adanya Itu Menyenangkan

To the point aja nih. Akhir-akhir ini aku lagi banyak banget nemuin kasus (halah, kasus) dari temen-temenku yang… bisa dibilang menutup-nutupi kenyataan, dan menurutku itu merupakan hal yang lumayan malu-maluin. Gimana enggak, sama aja dia bohong sama orang lain.

Contohnya aja nih, beberapa waktu lalu ada temen yang ditanya sama temennya, “Kamu udah kerja apa sekarang?”. Dan dengan entengnya dia jawab, “Aku jadi guru sekarang”. Padahal sebenernya dia belum kerja. Ada lagi yang ditanya temennya, “Kamu kerja di mana sekarang?”. Tanpa rasa bersalah dia jawab “Aku kerja di ***** (nyebutin salah satu nama kantor)”. Padahal sama juga, dia beum kerja.

Nah, apa coba, dia menutup-nutupi apa yang ada dalam dirinya, membohongi orang lain, entah karena alasan apa, dan dia bangga dengan itu. …pengen baca lanjutannya…

Semangkuk Bakmi

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan disuatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.

…pengen tau lanjutannya…

Ciptaan Tuhan Paling Istimewa

Pada hari ke enam saat Tuhan menciptakan perempuan, Tuhan bekerja lembur….

Malaikat: Ya Tuhan, mengapa Engkau lembur…

Tuhan: ciptaanKu kali ini sangatlah istimewa..

Malaikat: tidakkah bisa jika dilanjutkan esok hari??

Tuhan: tidak, Aku harus selesaikan hari ini.

Malaikat: apakah istimewanya makhluk ini wahai Tuhan?

Tuhan: makhluk-Ku yang bernama wanita ini tercipta dari bahan baku yang lemah ia namun kuat.

…pengen tau lanjutannya…