Musim Hujan Ketiga

Terasa cepat, ternyata kita sudah kembali memasuki musim hujan. Dan siang ini, untuk pertama kalinya setelah semusim, kita berhujan-hujanan bersama. Dingin, segar, basah, menyenangkan. Kita tertawa sepanjang perjalanan. Seperti anak kecil yang baru pertama kali merasakan air hujan, kita seakan tidak peduli lagi dengan masuk angin dan semacamnya. Dan hujan kali ini turun sepanjang hari, sepanjang malam.

Ketika hujan turun di malam hari kita tidak akan menemukan pelangi di sana. Tapi sebagai gantinya, kita akan mendapatkan tidur yang seolah-olah diiringi musik klasik terbaik sepanjang malam. Dan malam ini, akhirnya selimutku kembali aku kenakan ketika tidur meskipun aku sedang baik-baik saja. Ya, aku menyebutnyahealing blanket” karena kita selalu mengambilnya ketika kita merasa kurang sehat atau semacamnya. Kita percaya selimut ajaib ini akan membuat kita menjadi merasa lebih baik. Dan beruang-beruang kecil yang bertebaran di atasnya —entah bagaimana logikanya— ternyata bisa membuatku merasa lebih hangat di dalamnya.

Musim hujan ketiga sejak detik kita melalui moment itu. Kita mengawali semuanya di musim hujan. Dan sekarang, kita sudah memasuki lagi musim yang menyenangkan ini. Serasa seperti kembali baru, kita selalu menikmati setiap hujan yang turun, seolah menyegarkan kembali kebahagian kita di masa itu. Kapan kita hujan-hujanan lagi, sayang? 🙂

khusnullutfiwordpresscom_hujan2an

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s