Sobat Garkun, sahabat paling gila sedunia

Entah roh macam apa yang sudah merasuki diri ini sampai-sampai aku sudi menuliskan postingan seperti ini. Ketika aku termenung, tiba-tiba aku teringat mereka. Iya, anak-anak yang setengah gila itu. Mungkin karena efek setiap hari bertemu dengan wajah-wajah yang seolah-olah tanpa dosa padahal penuh prahara itu, justru membuatku sering merindukan mereka. Emm… apa? Merindukan mereka? Hmm… baiklah, iya. Mereka memang lama-lama ngangenin juga.

Garis Kuning adalah sebuah grup gila yang beranggotakan beberapa orang gila di dalamnya. Awal mula berdirinya hanya sebuah keisengan belaka. Berawal dari grup di WhatsApp yang dibuat pada tanggal 13 November 2012 dengan nama “Di Belakang Garis Kuning” dan baru berisikan beberapa gelintir manusia saja. Setelah itu sempat berganti nama menjadi “Yellow Line”, dan sampai sekarang menjadi “Garis Kuning”. Dan kamipun punya sebutan untuk para anggota yang gila itu. Dengan bangga kami sebut diri kami, “Sobat Garkun” 🙂

Selain grup di WhatsApp, grup ini juga sudah merambah ke aplikasi lain. Garis Kuning juga hadir di grup BBM, juga grup Line dengan nama “Yellow Line”. Tapi kedua grup ini nampaknya kurang diminati oleh sobat Garkun. Tetapi ada  salah satu franchise Garkun yang juga tidak kalah ramai dengan grup WhatsApp, yaitu grup chat di Facebook, dengan nama “Garkunchat”. …pengen baca lanjutannya…

Memasuki Bulan ke-9

Ada yang spesial? Mungkin tidak, tapi bagiku sepertinya menjadi iya. Emm… atau mungkin spesial juga bagi sebagian orang yang menerima “sesuatu” setiap tanggal 1 di tiap bulannya? Hihihi…

Tanggal 1 September 2014, tepat 8 bulan pernikahan aku dan mamas. 8 bulan yang lalu, 1 Januari 2014, kami disaksikan ratusan orang untuk saling mengikat janji. Ah, aku selalu terharu ketika mengingat masa itu. Aku teringat wajahnya yang begitu tegang, sulit untuk tersenyum dan diajak bercanda. Baiklah, bukan cuma dia, tapi aku juga. Ya, kami berdua.

8 bulan mungkin masih terlalu singkat bagi sebagian orang. Tapi tidak bagi kami. Karena kami berdua benar-benar menikmati apa yang selama ini kami jalani berdua. Meski kadang …pengen baca lanjutannya…